Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika

Perbedaan kopi robusta dan arabika – Menjadi pemasok terbesar di pasar dunia, kopi arabika dan robusta menjadi sesuatu hal yang paling disukai pecinta kopi di Indonesia. Baik berupa produk siap seduh, kopi yang harus diolah secara mandiri maupun kopi yang siap diminum di cafe-cafe.

Bagi para pecinta kopi, kurang menjiwai jika hanya tahu bahwa kopi robusta itu pahit dan arabika manis. Berbicara kopi tidak hanya sekedar mengetahui rasa dan harga saja. Mencari tahu bedanya kopi arabika dan robusta lebih dalam lagi menjadi pengetahuan baru bagi kamu.

Mungkin sebagian orang sudah bisa tahu beda robusta dan arabika hanya dengan mencium aroma kopi saat di cafe. Tapi masih banyak orang yang belum tahu buah, biji, tanaman, bahkan sejarah dari kopi yang disukainya.

Perbedaan Syarat Tumbuh dan Spesifikasi Tanaman

Kopi robusta bisa tumbuh pada ketinggian 100-600 mdpl dengan ketinggian ideal pada 400-800 mdpl. Dengan suhu rata-rata 26 derajat celcius dan curah hujan 2000-3000 mm pertahun. Sedangkan arabika bisa tumbuh pada ketinggian 700-1700 mdpl. Dengan suhu diantara 16-20 derajat celcius dan beriklim kering selama 3 bulan berturut-turut.

Robusta membutuhkan waktu 10-11 bulan agar buahnya masak dengan buah yang tetap menempel ketika buahnya matang. Arabika sendiri membutuhkan 6-9 bulan dari waktu penyerbukan sampai menjadi buah.

Akar dari pohon arabika dan robusta sama yaitu memiliki akar dangkal. Cabang untuk kopi robusta memliki ruas cabang pendek dan arabika memiliki 2 tipe cabang yang tumbuh yaitu vertikal dan horizontal.

Tinggi pohon dari kopi arabika 2-3 meter dan apabila dipangkas bisa tumbuh hingga 5 meter. Berbeda dengan robusta yang memiliki ketinggian pohon sekitar 4-6 meter. Buah kopi arabika lebih besar dibandingkan dengan robusta.

Bentuk bijinya dari kopi arabika berbentuk sedikit memanjang dan sedikit pipih serta memiliki tekstur yang lebih halus dari kopi robusta. Sedangkan kopi robusta memiliki bentuk biji yang agak bulat dan lengkungan biji yang lebih tebal daripada kopi arabika.

Perbedaan Karakteristik dan Rasa

Kopi arabika mempunyai pilihan aroma serta rasa yang bervariatif. Sebelum di sangrai biji kopi arabika ini mengeluarkan aroma segar seperti aroma blueberry. Ketika di sangrai, kopi arabika mengeluarkan aroma wangi mulai dari bunga,buah, hingga kacang-kacangan.

Aroma yang kuat dimiliki kopi robusta dan terasa pahit serta memiliki rasa asem sedikit. Robusta juga memiliki rasa seperti coklat ketika diseduh.

Kopi arabika ini memiliki kadar kafein 2x lebih rendah dan kadar gula lebih tinggi daripada robusta. Robusta memiliki acidity lebih rendah dibandingkan dengan arabika.

Mengenai perbedaan harga kopi robusta dan arabika, Kopi arabika memiliki harga yang lebih mahal karena beda perawatan pada tanaman kopi.

Itulah bedanya kopi robusta dan arabika, jika kamu memiliki informasi lain seputar perbedaan kopi robusta dan arabika silahkan berkomentar dibawah postingan ini. Kamu juga bisa request pembahasan kopi apa yang ingin dibahas di kopi berjajar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *