Mengenal Kopi Arabika, Kopi Pertama Dalam Peradaban

Kamu mungkin sudah tahu mengenai kopi arabika mulai dari bentuk biji, rasa dan lainnya. Tapi tidak banyak orang yang tahu mengenai sejarah dan ciri-ciri kopi arabika secara spesifik.

Sedikit kurang menjiwai jika hanya menikmati saja tanpa tahu pengetahuan arabika lebih dalam lagi. Kopi arabika ini masih menjadi primadona yang menguasai 70% produksi pasar kopi didunia.

Apa itu Kopi Arabika?

Kopi arabika merupakan kopi yang dihasilkan dari tanaman Coffea arabica. Pada tahun 1753 pertama di klarifikasikan oleh ilmuan swedia yaitu Carol Linnaeus. Kopi Arabika menjadi spesies kopi pertama yang ditemukan oleh manusia dan dibudidayakan hingga sekarang. Kopi ini bisa tumbuh pada daerah dengan ketinggian 700-1700 mdpl dan suhu antara 16-20 derajat celcius serta beriklim kering tiga bulan berturut-turut.

 

Sejarah Kopi Arabika

Kopi ini dipercaya berasal dari Brazil dan Etiopia kemudian pada abad ke-7 dibawa dan dipopulerkan oleh para pedagang Arab ke Yaman.  Bangsa Arab juga memopulerkan Ekstrak biji kopi arabika yang diseduh menggunakan air panas sebagai minuman penyegar.

Kopi arabika lebih rentan terhadap serangan penyakit karat daun/Hemilea vastatrix sehingga bangsa belanda dulu membawa spesies jenis baru di Indonesia yaitu liberika karena diperkirakan akan lebih tahan terhadap penyakit ini. Namun ternyata jenis liberika memiliki kriteria yang sama dengan arabika, kemudian digantikan dengan robusta. Walaupun telah diganti dengan jenis lainnya, tapi perekonomian dan perkebunan arabika tidak terlalu terpengaruh.

Kopi arabika ini membutuhkan perhatian lebih dalam perawatannya apalagi jika ditanam kurang dari ketinggian 700 mdpl. Kopi jenis ini memiliki harga jual yang lebih mahal dari jenis lainnya sehingga tak heran berhasil menguasai sebagian besar pasar dunia.

Di Indonesia sendiri bisa kamu temukan sebagian besar perkebunan arabika di daerah pegunungan toraja, sumatera utara, aceh dan beberapa daerah lainnya di pulau jawa.

 

Ciri-Ciri dan Karakteristik

Memiliki akar yang dangkal yakni sekitar 30 cm dari permukaan tanah. Tinggi pohon arabika ini sekitar 2-3 meter namun apabila dipangkas bahkan bisa tumbuh hingga 5 meter. Memiliki dua tipe cabang yang tumbuh yaitu vertikal dan horizontal.

manfaat kopi arabika

Daun dari tanaman arabika ini kecil panjangnya 12-15 cm dengan lebar 6 cm. Warna daunnya yang hijau mengkilap seperti dilapisi lilin. Bunga pada arabika ini melakukan penyerbukan sendiri yang biasanya terjadi dipagi hari dengan bantuan angin atau serangga. Waktu penyerbukan yang diperlukan hingga menjadi buah dibutuhkan sekitar 6-9 bulan. Buahnya lebih besar dibandingkan dengan robusta.

Memiliki bentuk biji sedikit memanjang dan agak pipih dan tekstur biji yang lebih halus dibandingkan robusta. Mempunyai varian aroma dan rasa yang bervariatif, sebelum di sangrai biji kopi ini mengeluarkan aroma segar seperti halnya blueberry. Saat di sangrai pun mengeluarkan aroma wangi mulai dari bunga,buah, hingga kacang-kacangan.

rasa kopi arabika

Kopi arabika akan maksimal jika dinikmati secara origin tanpa campuran gula dan campuran essen karena memiliki kandungan gula yang lebih tinggi dari robusta sehingga rasanya lebih manis dan asam. Tingkat kafeinnya berkisar 0.9-1,4 persen, saat diseduh akan terasa lembut dan tidak pekat setelah diseduh.

 

Syarat Tumbuh Tanaman Arabika

 

  • Akan tumbuh dengan baik pada ketinggian 700-1700 mdpl.
  • Suhu diantara 16-20 derajat celcius
  • Beriklim kering tiga bulan berturut-turut
  • Berada pada kemiringan tanah kurang dari 30%
  • Kedalaman tanah yang efektif 100cm
  • Tekstur tanah berlempung dengan lapisan atas remah
  • Kadar bahan organik 3.5% dan pH tanah 5.5-6.5
  • Memiliki kandungan unsur hara yang tinggi meliputi N, P, K, Ca dan Mg

Itulah sedikit pengetahuan tentang kopi arabika. Semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa share ke teman pecinta kopi lainnya. Berkomentar juga jika ingin request kopi apa yang ingin dibahas selanjutnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *